Setiap orang tua pasti ingin sekali anaknya pintar membaca di usia balita. Sebab, Pintar membaca di usia balita akan membuka jendela pengetahuan yang lebih luas bagi anak. Namun pro kontra tentang efek negatif psikologis balita yang diajari membaca di usia balita, membuat sebagian ibu merasa khawatir mengajak buah hatinya belajar membaca di usia balita.

Belajar membaca di usia balita pada dasarnya tidak akan memberikan beban psikologis kepada balita bila prinsip yang digunakan dalam belajar membaca disesuaikan dengan cara belajar yang tepat di usia tersebut. Kita ketahui bersama bahwa masa balita merupakan masa dimana anak bermain sambil belajar. Yah, penekanannya adalah bermain, bukan belajar. Oleh karena itu, bila orang tua menghendaki anak pintar membaca di usia balita. Maka gunakanlah metode atau cara yang menyenangkan sehingga tidak memberi beban pada anak.

Lantas, adakah metode belajar membaca yang menggunakan metode bermain sambil belajar?
Jawabnya. ada. Abaca Flashcard. Metode yang diciptakan oleh seorang ibu, Diena Ulfaty, yang berawal dari rasa kurang puasnya terhadap flashcard dan buku-buku yang di jual di pasaran. Lalu beliau berusaha menciptakan metode belajar membaca yang terbaik buat putrinya yang masih balita. Metode ini lebih menitikberatkan pada konsep bermain sambil belajar. Dan Hasilnya? Amazing. Kezia, 3,5 tahun sudah bisa membaca.

Saat ini Abaca Flashcad telah digunakan oleh jutaan anak Indonesia dan Ratusan TK dan Paud seluruh Indonesia. Penerapan Abaca Flashcard di sekolah memiliki efektivitas yang tinggi terhadap kemampuan membaca anak.

Nah, Masihkah bingung mencari metode yang tepat untuk mengajarkan anak bunda membaca?
Abaca Flashcard Patut bunda coba!

Info Produk dan Pemesanan
Hilda, agen resmi abaca flashcard
Wa 08126544255 pin 537dcb54

0 komentar:

Posting Komentar